Kabupaten Kep. Meranti

2.3   Kabupaten Kepuluan Meranti


Peta Kab. Kep. Meranti
Pembentukan Kabupaten Meranti merupakan pemekaran dari kabupaten Bengkalis dibentuk pada tanggal 19 Desember 2008, Dasar hukum berdirinya kabupaten Kepulauan Meranti adalah Undang-undang nomor 12 tahun 2009, tanggal 16 Januari 2009. Tuntutan pemekaran kabupaten Kepulauan Meranti sudah diperjuangkan oleh masyarakat Meranti sejak tahun 1957.
Seruan pemekaran kembali diembuskan oleh masyarakat pada tahun 1970 dan 1990-an hingga tahun 2008, yang merupakan satu-satunya kawedanan di Riau yang belum dimekarkan saat itu,dengan perjuangan gigih sejumlah tokoh masyarakat Meranti maka pada tanggal 25 Juli 2005 dibentuklah Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Meranti (BP2KM) sebagai wadah aspirasi masyarakat Meranti untuk memekarkan diri dari kabupaten Bengkalis.
Memperhatikan aspirasi masyarakat tersebut maka dituangkan dalam Keputusan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 05/KPTS/P/DPRD/1999/2000 tanggal 17 Juni 1999 tentang Persetujuan Terhadap Pemekaran Wilayah Kabupaten Bengkalis, Surat Bupati Bengkalis Nomor 135/TP/876 tanggal 17 Juni 1999, Perihal dukungan terhadap pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau Nomor 16/KPTS/DPRD/2008 tanggal 11 Juli 2008, Surat Gubernur Provinsi Riau Nomor 100/PH/21.16.a tanggal 9 Juni 2008 Perihal Dukungan terhadap Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Surat Gubernur Provinsi Riau Nomor 100/PH/58.24 tanggal 8 September 2008 perihal Rekomendasi Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, Keputusan Gubernur Riau Nomor 1396/IX/2008 tanggal 19 September 2008 tentang Persetujuan Pemerintah Provinsi Riau terhadap Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Keputusan Gubernur Provinsi Riau Nomor 100/PH/58.32 tanggal 18 Desember 2008 tentang Persetujuan Pemerintah Provinsi Riau terhadap Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti. Berdasarkan hal tersebut Pemerintah telah melakukan pengkajian secara mendalam dan menyeluruh mengenai kelayakan pembentukan daerah dan berkesimpulan maka tanggal 19 Desember 2008 Pemerintah memutuskan dan menetapkan terbentuk Kabupaten Kepulauan Meranti di Provinsi Riau.
Visi Kabupaten Kepulauan Meranti ialah : “Menjadikan Kepulauan Meranti sebagai Kawasan Niaga yang Maju dan Unggul Menuju Masyarakat Madani”
Misi:
  1. Mewujudkan penataan birokrasi pemerintahan yang efisien dan efektif.
  2. Menurunkan tingkat kemiskinan melalui swasembada hasil-hasil pertanian, perikanan dan peternakan.
  3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat dalam rangka pengembangan ekonomi lokal.
  4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas.
  5. Meningkatkan infrastruktur dasar dalam rangka merangkai pulau, termasuk revitalisasi air bersih dan peningkatan elektrifikasi.
  6. Mendorong investasi dalam rangka penciptaan lapangan kerja dan penciptaan nilai tambah ekonomi.
Meningkatkan pembinaan mental spiritual dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berakhlakul kharimah
 
 

2.3.1        Geografis

Secara geografis kabupaten Kepulauan Meranti berada pada koordinat antara sekitar 0° 42' 30" - 1° 28' 0" LU, dan 102° 12' 0" - 103° 10' 0" BT, dan terletak pada bagian pesisir timur pulau Sumatera, dengan pesisir pantai yang berbatasan dengan sejumlah negara tetangga dan masuk dalam daerah Segitiga Pertumbuhan Ekonomi (Growth Triagle) Indonesia - Malaysia - Singapore (IMS-GT ) dan secara tidak langsung sudah menjadi daerah Hinterland Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam - Tj. Balai Karimun.
Dalam rangka memanfaatkan peluang dan keuntungan posisi geografis dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura, maka wilayah kabupaten Kepulauan Meranti sangat potensial berfungsi sebagai Gerbang Lintas Batas Negara/Pintu Gerbang Internasional yang menghubungan dengan Riau daratan dengan negara tetangga melalui jalur laut, hal ini untuk melengkapi kota Dumai yang terlebih dahulu ditetapkan dan berfungsi sebagai kota Pusat Kegiatan Strategis Negara yaitu yang berfungsi sebagai beranda depan negara, pintu gerbang internasional, niaga dan industri.
Luas kabupaten Kepulauan Meranti : 3714,19 km², sedangkan luas kota Selatpanjang adalah 849,50 km² dengan Batas Wilayah sebagai berikut:
  • Sebelah utara        : Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis
  • Sebelah Selatan    : Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan
  • Sebelah Timur      : Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau
  • Sebelah Barat       : Kabupaten Bengkalis

2.3.2        Penduduk

Penduduk Kabupaten Kepulauan Meranti berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kab. Kepulauan Meranti pada tahun 2015 tercatat sebanyak 181.095 jiwa yang terdiri 93.017 jiwa laki-laki dan 88.078 jiwa perempuan. Kecamatan yang paling banyak penduduknya adalah kecamatan Tebing Tinggi yaitu 55.870 jiwa dan kecamatan yang paling sedikit penduduknya adalah kecamatan Tebing Tinggi Timur yaitu 11.661 jiwa.
Dilihat komposisinya, penduduk lakilaki lebih banyak dari penduduk perempuan. Penduduk laki-laki berjumlah 93.017 jiwa dan perempuan berjumlah 88.078 jiwa. Rasio jenis kelamin 106. Rasio jenis kelamin yang paling tinggi terdapat di Kecamatan Tebing Tinggi Barat dan Kecamatan Rangsang 113 dan rasio jenis kelamin yang paling rendah terdapat di Kecamatan Rangsang Barat dan Tasik Putri Puyu sebesar 101.

2.3.3        Sumber Daya Alam

a. Perkebunan dan Industri Sagu
Meranti termasuk salah satu Kawasan Pengembangan Ketahanan Pangan Nasional karena penghasil sagu terbesar di Indonesia. Selain itu masih ada kelapa, karet, kopi, pinang dan perikanan. Luas area tanaman sagu di Kepulauan Meranti  38,163 Ha. Perkebunan sagu di Meranti telah menjadi sumber penghasilan utama hampir 20% masyarakat Meranti.Tanaman sagu atau rumbia termasuk dalam jenis tanaman palmae tropical yang menghasilkan kanji (starch) dalam batang (steam). Sebatang pohan sagu siap panen dapat menghasilkan 180 – 400 kg tepung sagu kering. Tanaman sagu dewasa atau masak tebang (siap panen) berumur 8 sampai 12 tahun atau setinggi 3 – 5 meter. (Jong Foh Soon, Ph.D, PT National Timber Forest product) Produksi sagu (Tepung Sagu) di Kepulauan Meranti pertahun mencapai 440.339 Ton (tahun 2006). Produktivitas lahan tanaman sagu per tahun (kondisi eksisiting) dalam menghasilkan tepung sagu di Kepulauan Meranti mencapai 9,89 Ton/Ha.
Pada tahun 2006 di Kepulauan Meranti 440.000 ton lebih tepung sagu dihasilkan dari pabrik pengolahan sagu (kilang sagu). Tak didapat data pasti mengenai jumlah kilang dan kapasitas kilang pengolahan, namun diperkirakan terdapat 50 kilang sagu dengan mengunakan teknologi semi mekanis dan masih memanfaatkan sinar matahari untuk pengeringan (penjemuran). Terdapat dua kilang sagu yang telah beroperasi dan memproses sagu secara modern dengan kapasitas desain 6.000 dan 10.000 Ton tepung sagu kering per tahun.
Selain itu limbah dari pengolahan tual sagu berupa kulit batang sagu (ruyung), dapat dikembangkan jadi bio energi sebagai pengganti minyak tanah ataupun dibuat pellet sebagai bahan pencapur bahan bakar batubara untuk keperluan ekspor ke Eropa yang mulai dilirik investor Finlandia.
b. Perikanan
Masyarakat Kepulauan Meranti,khususnya daerah pesisir pantai Pulau Rangsang memiliki ketergantungan tinggi terharap produk produk perikanan hal itu sebagai produk yang diperdagangkan lokal sebagai sumber pemasukan pendapatan bagi masyarakat setempat.Setidaknya terdapat 47 spesies ikan yang telah dikenal sebagai ikan tangkapan masyarakat.Di antara ikan spesies yang dikenal ditangkapan masyarakat juga merupakan ikan komsumsi yang dikenal luas dan diperdagangan di restoran-restoran besar baik di Riau maupun Luar Riau,antara lain Baung,Patin,Selais dan Toman.Ikan ikan tersebut sangat potensial untuk dibudidaya sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat Meranti khususnya masyarakat Pulau Rangsang.
c. Budidaya Sarang Burung Walet
Sejak awal keberadaannya budidaya sarang burung walet menjadi primadona bagi masyarat Kabupaten Meranti,terutama daerah kawasan Kota Selatpanjang.Dalam Jangka 10 tahun dari tahun 2000 sampai sekarang telah menjamur ratusan penangkaran burung walet.hal tersebut dikarena permintaan komoditas sarang burung walet sangat tinggi.Dari tempat ini sarang burung walet diekspor ke Singapore dan Hongkong(China).Ditempat ini harga sarang burung walet untuk kualitas terbaik bisa mencapai 20 juta per kg,walaupun disinyalir pola perdagangan melalui Black Market.Pedagang atau perantara biasa mendatangi langsung ke lokasi lokasi produsen sarang walet dan perkilonya dihargai cuma 9 - 12 juta per kg,Nilai itu jauh berbeda bila sarang burung walet dikelolah sendiri dan dijual langsung ke pusat perdagangan yang ada di Singapore dan Hongkong.
Tempat atau rumah penangkaran burung walet di daerah kawasan kota Selatpanjang,pada umumnya dimiliki oleh masyarakat yang dimiliki kemampuan finansial yang mapan,karena untuk membangun satu rumah biasa(kayu) perlu dana sekitar 100 juta untuk ukuran 5x10x12 m. Biaya sebesar itu untuk komponen: Upah borongan tenaga kerja sekitar 25 juta,bahan baku kayu 17 juta.

2.3.4        Infrastruktur

Sarana kesehatan sendiri pada tahun 2015 di Kabupaten Kepulauan Meranti terdiri dari 1 unit rumah sakit di Kepulauan Meranti yang terletak di Selatpanjang, kemudian juga terdapat 14 unit Puskesmas, 115 unit Posyandu, dan 71 unit   Polindes yang tersebar di seluruh Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sedangkan Untuk Sarana Pendidikan Sendiri Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2015, jumlah bangunan sekolah negeri yaitu SD/MI 14 unit, SMP 81 unit dan SMA/SMK/MA 43 unit.

2.3.5        Pariwisata

Objek Tempat Wisata
Perayaan Imlek/Chinese New Year di Selat panjang, Imlek merupakan ajang promosi spektakuler wisata budaya unggulan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti,seperti hal terjadi di Bagansiapiapi - Rokan Hilir, yang mempunyai upacara adat Bakar Tongkang yang mampu mendatangkan turis lokal maupun internasional sebagai ajang promosi memperkenalkan daerah, produk multiusaha, seni budaya, aneka menu makanan, serta hiburan multietnis Indonesia.
Imlek tak ubahnya seperti tahun baru masehi atau tahun baru Hijriah bagi umat islam. Imlek adalah Tahun Baru Cina. Pada umumnya, yang banyak merayakan Imlek adalah warga Tionghoa. Namun bagi umat lain yang beraliran sama juga bisa merayakan Hari Raya Imlek.
Acara Perayaan Imlek memang sudah menjadi bagian dari tradisi di Kota Selatpanjang. Hampir setiap tahun perayaan Imlek di kota ini dirayakan sangat meriah bahkan juga termasuk Perayaan Imlek yang paling meriah di kawasan Provinsi Riau. Apalagi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti juga sudah menjadikan ivent perayaan Imlek sebagai salah satu asset wisata tahunan yang masuk kedalam Kalender Wisata Riau.Puluhan ribu orang baik dari dalam maupun luar Selatpanjang bahkan wisatawan dari luar negeri seperti Singapore,Malaysia,Hongkong,China,Taiwan,Australia akan membanjiri Kota Selatpanjang untuk turut serta memeriahkan perayaan Imlek.Imlek bagi sejumlah warga Tionghoa Selatpanjang yang berada di luar daerah maupun di luar negeri dijadikan ajang Tradisi Mudik, ini sudah berlangsung lama bahkan mereka anggap sebagai momentum penting untuk mudik ke tanah kelahiran. Rangkaian kemeriahan perayaan Imlek di kota Selatpanjang ada sedikit berbeda dengan dibandingkan daerah lain seperti Pontianak, Singkawang, Palembang, Pangkal Pinang, Medan, Binjai, Semarang dan Bagansiapiapi, dimana didaerah lain kemeriahan imlek cuma berlangsung satu atau dua,tiga hari saja yaitu hari ke 1 (pertama) dan di hari ke 15 (Cap go meh), tetapi kemeriahan imlek di Selatpanjang berlangsung selama 7 hari berturut-turut yaitu dari hari awal menjelang imlek sampai hari ke 6 ( Cue Lak ).Hal ini menjadikan Selatpanjang sebagai kota yang mempunyai rangkaian acara kemeriahan imlek terlama di seluruh Indonesia. Puncak acara Perayaan Tahun Baru Imlek di Selatpanjang berlangsung pada hari ke-6 bulan pertama Tahun Baru Imlek yang biasanya disebut Cue Lak (Bahasa Hokkian),tetapi kemeriahannya mulai terasa dihari H-7 yaitu seminggu sebelum jatuhnya perayaan Imlek.
Mengawali penyambutan tahun baru imlek di selatpanjang di pusatkan di Vihara Sejahtera Sakti, Selain mengelarkan sembahyang,yang paling unik didaerah ini adalah warga yang merayakan juga berkeliling kota pada waktu sore hari dengan mengunakan Bentor ( Becak Motor ) biasanya berlansung selama 6 hari. Sebelum puncak acara imlek biasa diawali Festival Kembang Api pada hari Ke 5, durasi kembang api biasa berlangsung cukup lama,kurang lebih (±)sampai 3 jam lamanya tanpa henti,hal itu yang membuat ketertarikan wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk menyaksikan,karena itu imlek secara tidak langsung menjadi ajang promosi spektakuler wisata budaya unggulan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti
Pada puncak perayaan imlek merupakan hari dimana bertepatan dilangsungkan perayaan untuk ulang tahun Dewa 清水祖師 Qing Shui Zu Shi.(Bahasa Mandarin)/Ching Cui Co Su (Bahasa Hokkian)(nama dewa). Pada moment ini warga Tionghoa menyakinkan bahwa sang Dewa tersebut sedang turun ke bumi dengan maksud untuk mengusir unsur unsur kejahatan dan memberikan kemakmuran dan ketentraman bagi warga kota Selatpanjang. Untuk itu diadakan penyambutan khusus dengan menggotong tandu patung Dewa dan dipawai berkeliling kota melewati beberapa kelenteng lain disertai menggelar atraksi tarian Liong (naga), dan atraksi Barongsai(singa) dan diiringi seni budaya Jawa reog ponorogo yang berasal dari Jawa Timur.Perayaan pada Cue Lak tersebut juga diiringi oleh para tetua atau orang yang terpilih dan dirasuki oleh roh para dewa yang biasa disebut Thangkie yaitu dimana raga atau tubuh orang tersebut dijadikan alat komunikasi atau perantara roh dewa tersebut, hal itu ada kesamaan di kota singkawang ( kalimantan Barat ) yang biasa dikenal Tatung.
Konon, perayaan Imlek di Selatpanjang dapat juga diartikan sebagai sebuah rezeki bagi seluruh masyarakat yang tinggal di daerah ini. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila masyarakat yang non etnis Tionghoa biasanya juga turut ikut meramaikan perayaan Imlek dengan iring-iringan reog Ponorogo (bagi masyarakat Jawa) dan atraksi-atraksi kesenian lain yang merupakan tradisi dari daerah setempat.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat lebih mempromosikan kecintaan masyarakat akan khasanah pluralitas seni dan budaya yang ada di masyarakat. Di Daerah sinilah keunikan acara perayaan Imlek, dimana berbagai macam suku bangsa dan agama dapat berbaur, sehingga kerukunan umat beragama di Meranti, terutama di Kota Selatpanjang, selalu terjaga dengan baik.Perayaan biasanya dirayakan pada bulan Januari atau Februari.
Kelenteng Hoo Ann Kiong (Vihara Sejahtera Sakti), Kelenteng Hoo Ann Kiong atau lebih dikenal luas sebagai Vihara Sejahtera Sakti (bahasa Hokkian: Tua Pek Kong Bio), adalah kelenteng tertua yang ada di Selatpanjang. Kelenteng 廟 ( Miào :bahasa Mandarin) ini juga merupakan kelenteng tertua di Provinsi Riau.Bangunan ini merupakan salah satu aset cagar budaya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kelenteng ini didirikan pada masa kolonial Belanda dan sampai hari ini belum diketahui dengan pasti tahun kapan berdirinya. Diperkirakan, Kelenteng Hoo Ann Kiong berdiri pada awal tahun 1800. Sejarawan memprediksi kelenteng ini berumur lebih dari 150 tahun setelah dilihat dari relief arsitektur bangunannya.Kelenteng ini sangat dikenal luas oleh masyarakat Selatpanjang maupun masyarakat luar Selatpanjang sebagai tempat ibadah utama bagi umat Konghuchu maupun umat Buddha.

Kelenteng Hoo Ann Kiong
 
Wisata Bahari Pesisir Pantai Pulau Rangsang, Wisata bahari pantai pesisir Pulau rangsang menjadi alternatif ekowisata Kabupaten Meranti,didaerah ini terdapat perkampungan desa nelayan,tambak dan hamparan pantai yang tercampur lumpur dan pasir,pesisir sepanjang pantai utara Pulau Rangsang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.luasan pantai ini berubah-ubah karena terpengaruh pasang surut laut.
Tasik Nambus/Nambus Lake, Berlokasi di Desa Tanjung,pulau Tebing Tinggi, kira-kira 30 menit dengan menggunakan jalan darat dari pelabuhan Selat Panjang. Tasik Nambus dikelilingi hutan lindung, selama bulan syafar masyarakat setempat melakukan pemandian di danau ini.

Tasik Nambus
 
Tasik Air Putih/Air Putih Lake, Satu-satunya tasik terlebar di kabupaten Kepulauan Meranti yaitu 800 meter yang terletak di Pulau Rangsang sebelah selatan Kota Selatpanjang. Tasik ini dapat dicapai melalui Desa Teluk Samak dan Desa Tanjung Samak yang merupakan ibukota Kecamatan Rangsang. Di sepanjang tepi tasik ditumbuhi oleh pohon palem merah menjadikan fenomena keunikan yang tidak dijumpai di tasik lain. Selain itu, terdapat juga pulau yang berada di tengah tasik yang menjadikan nilai tambah.



Tasik Air Putih
 
Tasik Putri Pepuyu/Putri Pepuyu Lake, Berlokasi Desa Tanjung Padang / Pulau Padang Kecamatan Merbau, merupakan daerah di tengah hutan lindung yang belum banyak disentuh oleh manusia sehingga belum ada kerusakan dan perubahan. Tasik Putri Pepuyu terkenal denga legenda tentang cinta Raja Terubuk dan Putri Pepuyu yang tidak kesampaian. Tasik Putri Pepuyu mempunyai potensi wisata seperti berkemah, berperahu dan lain-lain
Pulau Legenda Dedap Durhaka/Dedap Durhaka Legend Island,  Pulau Legenda Dedap Durhaka, berlokasi di Selat Bengkalis, Kecamatan Merbau, pulau yang mempunyai legenda sama seperti legenda Malin Kundang di Padang/Sumatera Barat, kisah seorang anak lelaki Melayu yang telah merantau kaya raya yang bernama Dedap yang durhaka kepada ibunya dan dikutuk. Di pulau ini terdapat pohon mempelam (mangga) yang mana buah bagian atasnya manis rasanya dan bagian bawah asam rasanya dan terdapat sepasang kera sebagai penunggu pulau ini.



Pulau Dedap