Kabupaten Bengkalis

2.2   Kabupaten Bengkalis


Peta Kabupaten Bengkalis
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 Lembaran Negara Nomor 25 Tahun 1956, ditentukan bahwa Kabupaten Bengkalis dengan ibukotanya Bengkalis dipimpin oleh seorang Bupati Kepala Daerah Tingkat II. Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah kabupaten yang terluas nomor satu di Propinsi Riau. Propinsi Riau itu sendiri termasuk salah satu propinsi paling kaya di Indonesia. Kekayaannya meliputi hasil pertambangan minyak bumi, batu bara, hutan, hasil-hasil perkebunan seperti kelapa sawit, karet, hasil-hasil laut serta sungai, dan sebagainya. Sedangkan sumbangan Propinsi Riau ke pusat setiap tahunnya hampir mencapai jumlah 59,6 triliun. Propinsi Riau menjadi salah satu propinsi andalan untuk pemasukan kas negara. Salah satunya, untuk minyak saja Riau menyumbang sekitar 50% produksi nasional. Bahkan Riau termasuk tiga propinsi terkaya di Indonesia dengan pendapatan 3,7 triliun, di bawah Jawa Barat (5,2 triliun) dan Jawa Timur (4,3 triliun).
Bengkalis pada masa lalu memegang peranan penting dalam sejarah. Berdasarkan cerita rakyat yang ada , dimulai pada tahun 1645, Bengkalis hanya merupakan Kampung nelayan. Berdasarkan sumber sejarah, pada tahun 1678 daerah ini menjadi tempat pertemuan pedagang-pedagang Melayu, Jawa, Arab yang membawa barang dagangannya bersama dengan pedagang-pedagang dari Palembang, Jambi, Indragiri, Aceh, Kedah, Perak, Kelong, Johor, Penang, Petani, Siam, Kamboja, Kocin, Cina dan orang-orang Minangkabau yang mendiami Sumatera dan datang ke sana untuk mengambil garam, beras, dan juga ikan (terubuk).
Daftar Bupati Bengkalis :
No Nama Awal masa jabatan Akhir masa jabatan
1 Dr. R . Sumitro 1945 1946
2 Dt Ahmad 1946 1949
3 H. Muhammad 1949 1953
4 BA. Muktar 1953 1958
5 Abdullah Syafii 1958 1960
6 Zalik Aris 1960 1974
7 Himron Saheman 1974 1979
8 Ismail Yusuf 1979 1984
9 H. Johan Syarifuddin, SH 1984 1989
10 M. Azaly Djohan, SH 1989 1994
11 H. Fadlah Sulaiman, SH 1995 2000
12 Drs. H. Syamsurizal, MM 2000 2010
13 H. Herliyan Saleh 2010 2015
 

2.3.1        Geografis

Secara geografis, Kabupaten Bengkalis berada di 2°7’37,2” - 0° 55'33,6” Lintang Utara dan  100° 57'57,6” - 102° 30'25,2” Bujur Timur dengan luas 7.773,93 km2 , dengan batas wilayah sebagai berikut :
  • Sebelah utara        : Selat Malaka
  • Sebelah Selatan    : Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Sebelah Timur      : Selat Malaka dan Kabupaten kepulauan Meranti
  • Sebelah Barat       : Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai
Sejak dibentuk pada tahun 1956, Kabupaten Bengkalis telah mengalami pemekaran berkali-kali. Pemekaran pertama pada tahun 1999, yaitu terbentuknya kota administratif Dumai menjadi Kota Dumai. Kemudian pada tahun 2000 terjadi pemekaran lagi, kali ini Kabupaten Bengkalis terbagi menjadi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Siak, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Bengkalis itu sendiri. Pemekaran wilayah yang terbaru terjadi pada tahun 2008, yaitu terbentuknya Kabupaten Kepulauan Meranti, Pembagian Wilayah di Kab Bengkalis :
Bantan, dengan kelurahan:
  • Selat Baru
Desa :
  • Bantan Air
  • Bantan Tengah
  • Bantan Tua
  • Jangkang
  • Kembung Luar
  • Kembung dalam
  • Muntai
  • Teluk Lancar
  • Teluk Pambang
Bengkalis, dengan kelurahan:
  • Bengkalis Kota
  • Damon
  • Rimba Sekampung
Desa :
  • Air Putih
  • KelapaPati
  • Kelemantan
  • Ketam Putih
  • Meskom
  • Pangkalan Batang
  • Pedeking
  • Pematang Duku
  • Penampi
  • Penebal
  • Sebauk
  • Sei Alam
  • Sekodi
  • Senggoro
  • Teluk Latak
  • Temeran
  • Wonosari
Bukit Batu, dengan kelurahan:
  • Sungai pakning
Desa :
  • Api-Api
  • Bukit Batu
  • Bukit Kerikil
  • Buruk Bakul
  • Dompas
  • Pangkalan Jambi
  • Parit I Api-Api
  • Sejangat
  • Sepahat
  • Sukajadi
  • Sungai Selari
  • Tanjung Leban
  • Temiang
  • Tenggayun
Mandau, dengan kelurahan:
  • Air Jamban
  • Babussalam
  • Balai makam
  • Batang Serosa
  • Duri Barat
  • Duri Timur
  • Gajah Sakti
  • Pematang Pudu
  • Talang Mandi
Desa :
  • Balik Alam
  • Bumbung
  • Harapan Baru
  • Kesumo Ampai
  • Petani
  • Sebangar
Rupat, dengan kelurahan:
  • Batu Panjang
  • Pergam
  • Tamjumg Kapal
  • Terkul
Desa :
  • Darul Aman
  • Hutan Panjang
  • Makeruh
  • Pangkalan Nyirih
  • Parit Kebumen
  • Sukarjo Mesin
  • Sungai Cingam
  • Teluk Lecah
Rupat Utara, dengan Desa:
  • Kadur
  • Tanjung Medang
  • Tanjung Punak
  • Teluk Rhu
  • Titi Akar
Pinggir, dengan kelurahan:
  • Balai Raja
  • Titian Antui
 
Desa :
  • Beringin
  • Balai Pungut
  • Melibur
  • Muara Basung
  • Kuala Penaso
  • Pinggir
  • Semunai
  • Serai Wangi
  • Tasik Serai
  • Tengganau
  • Tasik Serai Timur
Siak Kecil, dengan Desa:
  • Bandar Jaya
  • Langkat
  • Lubuk Garam
  • Lubuk Gaung
  • Lubuk Muda
  • Muara Dua
  • Sadar Jaya
  • Sepotong
  • Sumber Jaya
  • Sungai Limau
  • Sungai Siput
  • Tanjung Belit
  • Tanjung Damai
 
Visi Kabupaten Bengkalis:
"Menjadi Salah Satu Pusat Perdagangan Di Asia Tenggara Dengan Dukungan Industri Yang Kuat Dan Sumber Daya Manusia Yang Unggul Guna Mewujudkan Masyarakat Yang Sejahtera Dan Makmur Pada Tahun 2020 "
Visi Kabupaten Bengkalis 2010-2016:
"Tercapainya Masyarakat Yang Unggul, Sejahtera, Mandiri Dan Bertaqwa Dengan Menwujudkan Kabupaten Bengkalis Sebagai Salah Satu Daerah Otonom Terbaik Di Indonesia Tahun 2016"
MISI :
  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan, kependudukan dan ketenagakerjaan;
  2. Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perekonomian pedesaan serta kelompok masyarakat minoritas dan terpinggirkan;
  3. Mengembangkan perekonomian daerah dan masyarakat melalui peningkatan investasi dan usaha mikro, kecil dan menengah dengan memanfaatkan sumber daya alam yang terbarukan.
  4. Meningkatkan infrastruktur daerah melalui prasarana jalan,jembatan, pelabuhan, energi listrik, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan lingkungan, penataan ruang dan perumahan, dan ;
  5. Mengimplementasikan desentralisasi politik, keuangan, dan administrasi dalam sistem pemerintahan daerah melalui pelaksanaan tata kelola pemerintah yang baik (good governance ).
 

2.3.2        Penduduk

Berdasarkan data badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis, jumlah penduduk Kabupaten Bengkalis tahun 2014 sebanyak 536.138 jiwa, terdiri dari 275.390 laki-laki dan 256.691 perempuan dengan sex ratio 106 dan rata-rata tingkat kepadatan 252 jiwa/Km2.
Penduduk Kabupaten Bengkalis saat heterogen dengan mayoritas beragama islam. Selain suku melayu yang merupakan suku mayoritas, penduduk Kabupaten Bengkalis berbagai suku bangsa, seperti Aceh, Banjar, Batak, Bugis, Jawa, Minang, Sunda dan Tionghoa

2.3.3        Sumber Daya Alam

Luas panen tanaman padi dan palawija di Kabupaten Bengkalis pada tahun 2014 diantaranya luas panen padi sawah 6.543 ha; padi ladang 759 ha; jagung 36 ha; ketela rambat 30 ha; ketela pohon 129 ha; kacang tanah 23 ha; kedelai 9 ha dan kacang hijau 11 ha.
Luas area tanaman perkebunan yang dihimpun Dinas Perkebunan. dan Kehutanan Kabupaten Bengkalis pada tahun 2014 yaitu karet 35.472 ha; kelapa sawit 198.947 ha; kelapa 12.531 ha; sagu 2.959 ha; kopi 259 ha; dan pinang 972 ha. Sedangkan produksinya yaitu karet 41.960,8 ton; kelapa sawit 1.583.849,5 tandan; kelapa 33.979.500 butir; sagu 8.033,1 ton; kopi 7,9 ton; dan pinang 790,8 ton.
Populasi ternak di Kabupaten Bengkalis menurut Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis hingga Desember 2014 diantaranya sapi 14.406 ekor, kerbau 1.041 ekor, kambing 21.043 ekor, domba 156 ekor, babi 6.045 ekor, ayam ras 168.623 ekor, ayam kampung 131.846 ekor, itik 20.797, dan itik manila 5.344 ekor.
Produksi perikanan hingga Desember 2014 berjumlah 8.926,37 ton, yang terdiri perikanan laut 8.121,24 ton, perikanan air tawar 169,05 ton, dan budidaya kolam 636,08 ton.

2.3.4        Infrastruktur

Berdasarkan data dari Departemen Agama Kabupaten Bengkalis, pada tahun 2013 terdapat 422 unit masjid, 660 unit surau, 234 unit gereja, dan 55 wihara/klenteng.
Untuk Sarana kesehatan sendiri pada tahun 2015 di Kota Dumai terdiri dari Rumah Sakit 6 buah, Puskesmas 69 buah, RS Bersalin 33 Buah, Balai Pengobatan 10 buah.  
Pada tahun 2014 di Kabupaten Bengkalis terdapat sebanyak 170 Taman Kanak-kanak, 335 Sekolah Dasar, 21 Madrasah Ibtidaiyah, 95 Sekolah Menengah Pertama, 52 Madrasah Tsanawiyah, 46 Sekolah Menengah Atas, 31 Madrasah Aliyah, dan 22 Sekolah Menengah Kejuruan.

2.3.5        Pariwisata

Untuk mencapai  Kabupaten Bengkalis dapat ditempuh melalui beberapa pintu masuk :

a. Darat : 
 dari Kota Pekanbaru dapat ditempuh dengan waktu 5 jam dengan perjalanan darat melalui sungai pakning dan menyeberang dengan kapal roro.

 Roro
b. Laut/Sungai
 perjalanan laut menggunakan speedboat dengan waktu tempuh 3 jam dari Kota Pekanbaru melalui Pelabuhan Sungai Duku. Selain dari pekanbaru juga bisa melalui Malaka 2 jam perjalanan, Tanjung Balai Karimun 4 jam perjalanan, Batam 5 jam perjalanan, Tanjung Pinang 6 jam perjalanan, Selat Panjang 2 jam perjalanan, Dumai 1,5 jam perjalanan, dan Tanjung Medang Rupat 2 jam perjalanan.


Objek Wisata Di Kabupaten Bengkalis :
            Mesjid Istiqomah, berada dipusat kota Bengkalis. Bangunan ini memiliki ciri khas yang unik dan menarik, konon desain bangunannya dibuat khusus dengan memadukan bentuk masjid-mesjid yang berada ditimur tengah dengan budaya Melayu Riau sendiri, sehingga tampaklah masjid ini menjadi indah dan megah.

Mesjid Istiqomah Bengkalis
Pantai Rupat, pantai Rupat yang landau berpasir putih halus mempunyai panjang hingga 13 km ini terletak di tanjung medang, Teluk Rhu, dan Tanjung Punak, disebelah Utara Pulau Rupat. Pantai ini amat indah dan landau. Pasirnya putih dan halus. Panjangnya mencapai 13 km dan lebar 20-30 meter berhadapan langsung dengan Selat melaka yang merupakan salah satu selat terpadat yang dilalui banyak kapal di dunia. Pantai ini dilatarbelakangi lambaian kelapa dan beberapa aliran sungai alami, hingga sering disebut sebagai Pantai Surga.

Pantai Rupat
Taman Prapat, berlokasi di kampong Meskom, Kecamatan Bengkalis kira-kira 30 menit dari Kota Bengkalis dengan menggunakan jalan darat. Daerah ini sangat terkenal dengan permainan memancing, 700 meter dari pantai kita juga dapat melihat rumah-rumah nelayan yang disebut dengan “togok” yang digunakan nelayan untuk membuat ikan asin.

 Rumah Togok
 Pusat Pelatihan Gajah, berlokasi di Sebanga, Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis. di Sebanga-Duri, kurang lebih 139 km dari kota Pekanbaru terdapat pusat pendidikan, penjinakan dan latihan gajah. Sebagai salah satu objek wisata atraktif di Riau Daratan, berada dilokasi ini akan mendatangkan keasyikan tersendiri bagi para pengunjung saat menyaksikan atraksi dan demontrasi gajah yang menghibur. Gajah sebagai binatang buas telah dijinakkan di Sebanga ini. Gajah disini dapat menampilkan atraksi, antara lain : melangkahi potongan kayu ukuran besar yang telah disusun, memberi hormat kepada penonton, mengangkat kayu dengan belalai, melangkahi manusia yang terbaring di atas tanah dan sebagainya.
Pantai Selat Baru, berlokasi di Selat Baru, bantan, Kabupaten Bengkalis. pantai Selat Baru terletak kurang lebih 30 km dari kota bengkalis dan dapat dicapai menggunakan roda dua maupun roda empat. Pantainya cukup luas dengan pemandangan alam yang indah ke laut lepas.
Taman Andam Dewi, berlokasi di Kecamatan Bengkalis. taman Andam Dewi terletak di tepi laut dan dijantung kota Bengkalis, ibu kota Kabupaten Bengkalis. luas taman kurang lebih satu hektar, berhadapan dengan kemegahan Gedung Daerah Datuk Laksemana Raja di Laut yang dihiasi pula dengan berbagai macam kelengkapan taman seperti air mancur, Meriam kuno, lampu antic, tugu kuda putih dan sebagainya.

Taman Andam Dewi

Rumah Datuk Laksamana Raja di Laut
Bukit Batu, Bekas Tapak Kaki Manusia. Berlokasi di Sungai Pakning, Bukit Batu terkenal dengan Lancang Kuning dan Legenda Datuk Laksemana Raja di Laut, disini terdapat bekas tapak kaki manusia di atas batu dengan ukuran luar biasa besarnya, dan dilengkapi dengan keindahan alam yang sangat menarik